Bondowoso, 13 Agustus 2025 – Desa Sukosari yang berletak di Kecamatan Tamanan, Bondowoso terdiri dari masyarakat yang bermata pencaharian sebagai petani dan pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) serta IRT (Industri Rumah Tangga). Di Desa Sukosari terdapat bratusan UMKM dan IRT yang bergerak di berbagai bidang di antaranya bidang pertanian seperti gudang tembakau dan jual beli bibit buah. Pada bidang peternakan juga terdapat usaha ayam petelur. Selanjutnya juga terdapat usaha di bidang manufaktur yaitu meubel dan furniture rumah tangga.
Pelaku usaha di Desa Sukosari sebagian besar mendapatkan modal dari pinjaman bank dan koperasi. Namun yang menjadi keresahan para pelaku usaha yaitu tidak dapat melakukan pinjaman dengan limit tinggi di koperasi, dan apabila melakukan peminjaman di bank rata- rata terkendala oleh laporan keuangan dari usahanya.
”Saya kalau ngambil modal biasanya dari koperasi gitu dek, persyaratannya tidak banyak tapi ya tidak bisa pinjam banyak-banyak” ujar Hj. Kholifi pemilik UD. Setia Budi Jaya
Berdasarkan observasi yang dilakukan Tim KKN UMD Sukosari sebagian besar pelaku usaha di Desa Sukosari tidak memiliki catatan keuangan dan sebagian memiliki catatan keuangan manual di buku tulis. Oleh karena itu Tim KKN UMD Sukosari melakukan kolaborasi dengan Bank Indonesia dalam peningkatan literasi keuangan melalui edukasi aplikasi SIAPIK.
Dalam kegiatan peningkatan literasi keuangan UMKM dan IRT Desa Sukosari melalui edukasi aplikasi SIAPIK dihadiri sebanyak 15pelaku usaha. Kegiatan tersebut melibatkan pemateri secara langsung dari Bank Indonesia yang diharapkan dapat menjamah secara langsung ke masyarakat dan membantu pelaku usaha dalam melakukan pinjaman ke bank.

“Kegiatan ini bermula dari hasil survei kami terkait aktivitas ekonomi di desa khususnya UMKM dan IRT, mereka rata rata tidak memiliki laporan keuangan bahkan terkadang tidak memiliki pencatatannya juga. Sehingga keputusan ekonomi yang diambil tidak bisa mewakili kebutuhan usaha secara nyata. Harapan kami dengan adanya acaranya ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya memiliki laporan keuangan” ujar Jakfar selaku ketua pelaksana
Tujuan dari kegiatan ini diharapkan para pelaku usaha di Desa Sukosari dapat meningkatkan literasi terhadap catatan keuangan usahanya, serta diharapkan pelaku usaha dapat merasakan manfaat dari adanya kegiatan ini.
“Sangat bermanfaat bagi keberlangsungan usaha saya.. lanjutkan trus adik adik KKN” ujar Isra Rayyan pelaku IRT Tahu
“Awalnya saya takut ambil pinjaman di bank karena persyaratannya lumayan sulit, tapi karena ada acara ini membuat saya tambah ngerti tentang catatan keuangan itu. Saya pikir sangat bermanfaat dan masuk akal” ujar Hj Ikhsan selaku pelaku UMKM Berdasarkan opini dari beberapa pelaku UMKM dan IRT di Desa Sukosari menyatakan bahwa kegiatan ini memiliki manfaat bagi para pelaku usaha dan merubah cara pandang dari pelaku usaha dalam mencari modal usaha.

